Sekarat dan Matinya Reich Ketiga

September 2, 2011

LAST PICTURE - Kematian Adolf Hitler menandai berakhirnya Third Reich dalam sejarah Jerman. Foto terakhir Hitler diambil di luar bunker ditempat mana ia membina anggota Hitler Youth. Setelah kematian Hitler, Laksamana Besar Kriegsmarine Karl Donitz menjadi fuhrer untuk beberapa hari.

Dari hati yang paling mendasar, saya menyampaikan terima kasih saya kepada kalian semua, sejelas seperti harapan saya bahwa kalian dalam keadaan apa pun jangan menghentikan perjuangan. Hendaknya kalian teruskan perlawanan terhadap musuh-musuh pertiwi, tak peduli di mana pun…. Dari pengorbanan para prajurit kita serta dari persatuan saya sampai mati dengan kalian, akan memunculkan bibit-bibit yang dengan gemilang akan melahirkan kembali gerakan Sosialis Nasional (Nazi) dalam suatu masyarakat bangsa-bangsa yang sesungguhnya ….” Read the rest of this entry »


Jagdgeschwader 2, Akhir Tragis “Richtofen”

September 2, 2011

RICHTOFEN -Manfred Von Richtofen (denganteropong) berdiri di depan fighter yang mencatat sukses,bersama pilot Jasta 2 yang lain. Termasuk Leutnant Hans Immelman di sebelah kanannya (Inset). Para awak beristirahat setelah menjalankan misi di lanud di Prancis.

Banyak ace terkenal sempat merasakan terbang dalam unit JG 2 sepanjang karirnya. Korban mereka memang tak sebanyak rekan mereka di Timur. Namun mereka mampu menahan sekutu Barat yang pada umumnya merupakan musuh lebih terlatih dan lengkap peralatannya dibanding musuh yang dihadapi Jagdgeschwaderns di garis depan Timur. Read the rest of this entry »


Oberst Heinz Bar

September 2, 2011

ACE JET PERTAMA - Oberst Heinz Bar bisa digolongkan ace (et pertama dunia. Diatas Me 262A-la, la berhasil mengantongi prestasi 16 pesawat lawan.

Heinz Bar adalah wakil dari sejumlah pilot Luftwaffe kawakan yang berhasil lolos dari maut selama perang. Lahir di Leipzig, Maret 1913, citacitanya cuma satu: menjadi pilot pesawat angkut sipil. Sayang angan-angan itu cuma tercapai separuh jalan. Tercatat pada awal 1930-an, ia hanya mampu mengantongi ijin menerbangkan pesawat pribadi (PPL-Private Pilot Licence).

Jiwa terbangnya tetap bergejolak. Perubahan arah politik dalam negeri Jerman di era 1930-an membawa hikmah. Seperti umumnya pemudapemuda Jerman yang gandrung dunia dirgantara pada waktu itu, Heinz Bar pada akhirnya bergabung dengan Luftwaffe pada 1937. Read the rest of this entry »


Major Heinz-Wolfgang Schnaufer

September 2, 2011

Major Heinz-Wolfgang Schnaufer

Tak semua ace Luftwaffe meraih sukses disiang hari dan di atas pesawat pemburu bermesin tunggal. Adalah Major Heinz-Wolfgang Schnaufer, orang yang mampu menyulap pemburu bermesin ganda Messerschmitt Bf 110 jadi mesin perang mematikan di malam hari. Satuan pemburu malam alias Nachtjager. begitulah Luftwaffe biasa menyebutnya. Lahir di Stuttgart, 16 Februari 1922, Schnaufer bergabung dengan AU Nazi pada November 1939. Selanjutnya ia ditempatkan di II/NJG 1. Upaya menjatuhkan pesawat lawan baru berhasil dilakukan Juni 1942. Read the rest of this entry »


Hauptmann Hans-Joachim Marseille

September 2, 2011

Hauptmann Hans-Joachim Marseille

Bintangnya perang udara Luftwaffe di Afrika, begitulah julukan yang kerap diberikan kepada Hauptmann (kapten) Hans-Joachim Marseille. Lahir 13 Desember 1919, namanya mulai menanjak dalam Battle of Britain. Dalam pertempuran itu, Marseille berhasil mengumpulkan skor tujuh pesawat lawan. Prestasi ini mesti dibayar dengan empat unit Bf 109E yang diawakinya. Selain itu karir Marseille juga terganjal oleh info dirinya gandrung musik jazz ala AS dan kerap keluar masuk tem pattempat hiburan malam. Read the rest of this entry »


Major Guenther Rail, Air Knights Of The Reich

September 2, 2011

Major Guenther Rall

Selama PD II tercatat Luftwaffe punya 2.500 aces, seorang pilot yang berhasil menembak jatuh lebih dari lima pesawat lawan. Urutan pertama dipegang Major Erich “Bubi” Hartmann dengan skor 352 pesawat. Masih bermain di angka 300, dibawahnya masih ada Major Gerhard Barkhorn. Berikut sejumlah ace Luftwaffe lain.

lnilah gambaran pilot jagoan yang pernah mencicipi bangku sekolah tinggi. Lahir di Gaggenau, 18 Maret 1918, Rall sempat berguru di War College, Dresden. Read the rest of this entry »


Jagdverband (JV) 44, Galland’s Elite Unit

September 2, 2011

ACE NAZI - Tiga ace Luftwaffe lintas generasi. Dari kiri kekanan: Jenderal Ernest udet (ace PD I), Oberstleutnant Adolf Galland dan Oberst Erner Moelders. Foto ini diambail pada musim panas 1941.

Sejak pendaratan di Normandia, Juni 1944, gerak maju sekutu bagai tak terbendung. Gelombang serbuan pemboman udara dengan kawalan P-51 Mustang dan P-47 Thunderbolt membuat frustasi Luftwaffe. Beruntung AU Nazi punya modal baru berupa penempur bermesin jet Me 262 Schwalbe. Sayang, kesaktiannya sebagai pesawat pemburu baru bisa dieksplorasi habis hanya beberapa minggu sebelum Berlin jatuh. Read the rest of this entry »