Tokoh Kriegsmarine, Erich Raeder


Erich Raeder

Jika di Luftwaffe Herman Goring dikenal sebagai tokoh pembaharu Luftwaffe, di Kriegsmarine tokoh semacam itu adalah Erich Johann Albert Raeder. Panglima tertinggi AL Jerman yang kemudian menyandang pangkat Jenderal Besar, Grand Admiral, ini memang berasal dari keluarga pelaut. Ayahnya, Raeder Senior dikenal sebagai perwira AL yang turut membangun Kaiserliche Marine (Imperial Marine). Atas jasanya ayah Raeder berhasil menyandang pangkat Chief of Staff (KSAL).

Mirip ayahnya, karir Erich Raeder di Kriegsmarine juga menanjak pesat dan kemudian mendapat kepercayaan membangun Kriegsmarine. Perintah segera membangun Kriegsmarine datang langsung dari Hitler. Padahal saat itu Raeder tak begitu menyukai Partai Nazi. Untuk Kriegsmarine yang merupakan darah dagingnya, Raeder bersedia mengabdi total.

Di bawah komando Raeder, Kriegsmarine berhasil mengukir prestasi besar di medan laga. Di antaranya sukses menggempur Denmark dan Norwegia serta sukses dalam perang di kawasan Afrika Utara. KetikaJerman bermaksud menyerbu Inggris lewat lautan, Raeder termasuk jenderal yang tidak menyetujui rencana itu mengingat armada laut Inggris sangat besar. Namun ketika Jerman hares menghadapi juga armada laut Inggris. taktik dan strategi Raeder mampu melawannya. Baik ketika Raeder harus mengerahkan kapal-kapal perang kelas beratnya, Bismarck dan Tirpizt serta kapalkapal kecil tapi mematikan. Yakni kapal selam U-boat dan kapal perang kelas ringan lainnya.

Sukses tarus diraihnya ketika taktik dan strateginya ternyata mampu memporak-porandakan armada laut Inggris dan AS. Atas inisiatifnya pula armada U-boat dan kapal perang kelas kecil perlu d itam bah dan kualitas senjatanya dinaikkna sehingga daya gempur main mematikan. Prestasi U-boat yang sanggup menghancurkan ribuan kapal sekutu bahkan mampu menutupi kekalahan Luftwaffe dalam Battle of Britain dan AD Jerman yang dipukul mundur sewaktu melancarkan Operasi Barbarossa ke Rusia.

Karir Raeder akhirnya disalib oleh anak buahnya sendiri, Admiral Karl Doenitz, yang membuat Raeder mem utuskan pensiun pada 1943. yang menaruh hormat besar kepada Raeder, justru berhasil menempatkan seniornya sebagai Commander in Chief dan Raeder pun mengurungkan pensiunnya. Pascaperang, Raeder menjalani masa tuanya di penjara clan kemudian dibebaskan pada September 1955 karenaalasan kesehatan. Erich Raeder wafat di Kiel, 6 November 1960. (win)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: