Chu Lai = Ground Carrier

September 19, 2011

Konflik Vietnam juga melahirkan terobosan di lapangan. Sebut saja salah satunya seperti dilakukan gugus tempur udara Marinir AS, MAG-12.Satuan dengan elemen jet perang A-4C/E Skyhawk ini membangun pangkalan aju di Chu Lai. Batalyon Zeni AL (Navy Seabee) sengaja menerapkan desain berkonsep SATS. Secara tehnis desain ini memakai plat aluminium tipe AM-2 atau sering disebut tinfoil airstrip. Read the rest of this entry »


Operation Ranch Hand

September 6, 2011

Ketika tiga pesawat angkut sedang Fairchild C-123B mendarat di lapangan terbang Tan Son Nhut pada 2 Januari 1962, tak banyak sambutan diberikan kepada sang komandan misi. Letkol Floyd D Sofner pun turun dengan wajah dingin.Ia tak membawa persenjataan lengkap seperti tentara lainnya. Tapi siapa sangka jika misi yang ia mainkan lebih menyeramkan dari sekedar menembaki para Viet Cong. Read the rest of this entry »


7 Operasi Mematikan

August 23, 2011

Sadar bahwa lawan yang dihadapi bukanlah lawan sembarangan, masing-masing lalu kerap membuat serangan masif dalam paket mengejutkan.Berikut tujuh dari sekian paket operasi yang amat mematikan itu, antara lain:

OPERATION ROLLING THUNDER (12 Maret 1965-31 Oktober 1968)

Operasi Rolling Thunder digelar AS sebagai balasan atas penyerangan Vietcong (VC) terhadap barak tentara Angkatan Darat AS di Pleiku, Pebruari 1965. Operasi ini merupakan operasi pengeboman terhadap Vietnam Utara. Read the rest of this entry »


Hari Kelabu untuk Penempur AS

July 21, 2011

Perang Vietnam selama kurun waktu tahun 60-an sampai pertengahan tahun 70-an tak bisa dipungkiri merupakan neraka bagi Amerika Serikat. Kekalahan telak yang berbuntut malu (namun tidak membuatnya jera) membuat trauma sang digdaya. Beberapa kejadian pertempuran yang terjadi makin membuat Amerika hampir tidak punya muka. Salah satunya terjadi pada Jumat, 2 Desember 1966. Militer Amerika menjuluki tanggal ini sebagai Black Friday. Read the rest of this entry »


Selalu Kalah Dalam Perang Asimetrik

July 18, 2011

Perang Vietnam sudah berlaluĀ  tigapuluh tahun.tetapi bangsa Amerika,terutama para ahli sejarah, kaum politisi,dan pemikir perangnya,tak bisa begitu saja melupakan mimpi buruk di belakang negeri tersebut. Mereka masih kerap mencari titik-titik kesalahan untuk kem- udian dipelajari dengan sungguh-sungguh. Maklum,bangsa Amerika adalah bangsa yang tergolong pintar dan selalu mau belajar dari sejarah. Read the rest of this entry »


Perang Udara di Atas Vietnam

July 16, 2008

Edisi Koleksi Ankasa XXVII

Edisi Koleksi Ankasa XXVII

“Anda bisa membunuh sepuluh pengikut saya untuk seorang Prancis yang saya bunuh. Meski begitu Anda akan kalah dan saya yang akan menang.”

Ho Chi Minh, tokoh kharismatis Vietnam Utara, memperingatkan lawannya, Prancis, pada 1946.

Berkat kegigihan pasukan Vietnam Utara, Perang Vietnam yang berkobar selama 30 tahun itu pun telah menjadi mimpi buruk bagi Prancis, dan selanjutnya AS. Tentara Prancis terusir lewat pertempuran berdarah di Dien Bien Phu yang mereka rancang sendiri pada 1954. Sementara AS, lari tunggang-langgang pada 1975 setelah lelah menembaki dan membombardir negeri ini lebih dari sepuluh tahun.

Dalam edisi koleksi kali ini, Angkasa bangga bisa menghadirkan perang udara terhebat yang pernah terjadi di atas Vietnam. AS dan Prancis telah mengerahkan kekuatannya yang terbaik. Mereka menurunkan tentara yang handal berikut pesawat pemburu, jet tempur, pengebom super, pesawat pengacau elektronik, dan bom berpenuntun laser yang terbilang barn. Namun, semua itu bisa dipatahkan para pejuang Vietnam Utara dengan persenjataan seadanya, pesawat tempur kelas dua macam MiGĀ­17, MiG-21, dan rudal darat ke udara sederhana SA-2 Guideline.

Perang yang menelan biaya 150 miliar dollar ini berakhir setelah AS talk kuasa lagi mempertahankan Saigon dan kehilangan 50.000 dari 500.000 tentaranya. Oleh sebab itu memang banyak kisah dan fakta sejarah yang bisa dipetik dari pertikaian mahabesar ini. Khususnya tentang bagaimana gigihnya Ho Chi Minh, ahli gerilya Vo Nguyen Giap, serta Aces macam Nguyen Van Bay dan Nguyen Doc Soat kala mematahkan strategi perang yang telah dirancang apik oleh John F. Kennedy, Lyndon B. Johnson. Robert S. McNamara dan Jenderal William C. Westmoreland. Buku setebal 112 halaman ini menghadirkan banyak hal tentang perjuangan tersebut. Jangan lewatkan!