Hanoi’S Ring Of Steel


Bisa dibilang kehadiran MiG sudah cukup merepotkan armada pesawat tempur AS.Tapi yang namanya ancaman tak hanya datang dari udara. Dari darat pun Vietnam Utara sudah merancang jebakan yang cukup mematikan. Satuan penghalau serangan udara Vietnam Utara dibentuk pada 1963.Terbagi dalam 11 resimen, 2 batalyon dan 72 kompi. Pelan-pelan jaringan sistem pertahanan udara itu mulai dirapikan. Kekuatannnya terdiri dari meriam beragam kaliber, rudal anti pesawat, lengkap dengan pengarah tembakan dan radar pengintai/pencari.

Kerapian ini tercermin daru pembagian tugas meriam antipesawat.Untuk merontokkan lawan yang terbang hingga ketinggian 2 kilometer Vietnam Utara memakai dua tipe senapan mesin berat.Masing-masing DshK38 kaliber 12,7 mm dan ZPU1/2 kaliber 14,5 mm, keduanya mampu melontarkan proyektil hingga 600 peluru setiap menit.

Lebih tinggi sedikit saja, tu artinya tugas berpindah ke tangan meriam M38/39 kaliber 37 mm dan S-60 kaliber 57 mm. Bidang kerjanya antara 5 hingga 6 kilometer. Tak lagi hanya mengandalkan kejelian mata, untuk varian M38/39 sudah mengandalkan visir optik. Sedang tipe S-60 lebih modern. Senjata ini diarahkan dengan bantuan fire control.Umumnya satu fire control bisa dipakai untuk memandu enam kanon.

Bila target berada pada jarak antara  7 sampai 14 km, sudah pasti itu merupakan porsi meriam penangkis serangan udara kelas kakap.Tipe pertama yang dioperasikan adalah KS-12 kaliber 85 mm.Supaya akurat, pengopeasian enam unit meriam jenis ini didukung satu sistem optik pengukur jarak PUAZO-3 plus fire control tipe SZON-4/9.Tipe kedua adalah meriam KS-19 kaliber 100mm.Kabarnya ada 17 meriam jenis ini yang digelar di Lanud Noi Bai, dekat Hanoi.

Rudal Soviet

Masih soal elemen penghalau pesawat.Pada Juli 1965 terjadi terobosan besar bagi satuan penangkis serangan udara Vietnam Utara.Bulan itu Soviet mulai memasok rudal antipesawat (SAM) SA-2 Guideline (kode Soviet S-75).Namun kehadirannya telah tercium AS Jauh hari sebelum rudal tiba.Pihak intelijen meminta agar lokasi  peluncuran dihancurkan.Sayang, permintaan itu tidak ditanggapi, lantaran para politisi takut serangan bisa memakan korban penasehat militer Soviet.
Penggelaran rudal di lapangan umumnya dilakukan sesuai pakem Soviet.Satu resimen rudal terdiri dari tiga batalyon.Setiap batalyon dilengkapi enam sistem peluncur.Agar bisa beroperasi efektif, jarak antar peluncur dipatok natara 60 hingga 100 m.Bila dilihat dari atas, penempatan titik peluncur akan membentuk bidang hegsagonal.Atau oleh pihakintelijen biasa dinamai flower.Setiap peluncur, setiap resimen didukung pula dua tipe radar.Sebagai elemen pencari dipakai radar P-12  Spoon Rest dengan jarak jangkau 275 km.Tipe kedua adalah radar penuntun Fan Song berjarak efektif sampai 65 km.

Walau terbilang repot untuk mobilitas, soal keganasan jangan dianggap enteng.Guideline mampu mengejar buruannya hingga kecepatan Mach3.Bisa menghantam target di ketinggian sekitar 30 km.Namun itu belum seberapa.Hulu berat fregmentasi sebesar 195 kg mampu merontokkan lawan tanpa perlu menyentuh bodi pesawat.Pada ketinggian rendah, radius  penghancuran mencapai 65 m.Sementara di ketinggian maksimal, angka melambung hingga 250 m.

Sekadar tambahan, dalam konflik, Vietnam Utara juga menerima rudal-rudal antipesawat jenis lainnya.Sebut saja diantaranya SA-3 Goa dan rudal panggul SA-7 Grail.Untuk disebutkan terakhir, sempat memakan korban sebuah pesawat gunship AC-130 Spectre pada Juni 1972

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: