Sembunyikan Pesawat di Balik Pepohonan


Sadar kalah kuat, Vietnam Utara pun putar otak.Salah satu taktik jitu yang kemudian mereka lancarkan dengan menyusupkan pasukan, termasuk pilot-pilot tempurnya ke perkampungan untuk mempersulit identifikasi. Di lain pihak, mereka gemar menyembunyikan pesawat di balik pepohonan untuk menghindari seraangan udara AS. Pilot-pilot tempur diangkut ke gunung menggunakan helikopter Mi-6. Keberadaan mereka dijaga ketat dan disembunyikan sedemikian rupa dari jangkauan musuh sehingga benar-benar mengelabui dan menyulitkan pengamatan AS.

Akan halnya pesawat tempur, kadang-kadang disembunyikan di balik pepohomnan yang sengaja di tanam di suatu tempat. Misalnya, di Kim Da, ribuan pohon sengaja ditanam oleh pemerintah guna memberikan perlindungan bagi pesawat mereka. Pohon-pohon bambu yang banyak tumbuh di Vietnam, digunakan sebagai pelindung pesawat dari pecahan-pecahan bom yang mental dana membahayakan pesawat. Pemerintah juga membangun landasan darurat untuk perbaikan pesawat dari pangkalan.Dibuat dari 70.000 plat baja. Plat-plat ini disambung dan dipasang sepanjang satu kilometer. Sehingga, pesawat yang rusak dapat dengan cepat ditarik menuju bengkel menggunakan landasan.

Ribuan ton kubik tanah juga diangkut dan ditempatkan di pangkalan-pangkalan udara guna membuat bangunan-bangunan kamuflase. Selama masa 1965-1966 Vietnam telah berhasil membuat 144 shelter pesawat dan menghidupkan kembali sedikitnya 200 truk untuk keperluan pengakutan.
Paruh kedua tahun 1966, pertempuran As dan Vietnam Utara kembali terjadi. Dari Juni hingga Desember tahun itu MiG-17 berhasil menembak jatuh 18 pesawat AS. Sedang secara keseluruhan, tahun 1966 terjadi 196 pertempuran udara dengan hasil 54 pesawat AS hilang.

Untuk memberi penghargaan kepada pilot Vietnam Utara, pemerintah negara itu segera mengadakan pertemuan di hanoi.Medali penghargaan diberikan kepada 1st Squadron dari 921st FR dan 2rd Squadron dari 923rd FR.Sementara penghargaan individu diberikan antara lain kepada Tan Hanh, Nguyen Van Bay, Lam van Linch.

Selama musim kemarau tahun 1966-1967, AS melanjutkan serangan terhadap industri-industri penting, transportasi, infrastuktur dan tempat penting lainnya di Hanoi dan hai Pong.Instalasi pertahanan udara di Viet Tri, Thai Nguyen dan Quang Ninh juga termasuk dalam target pengeboman AS.Penyerangan ini sedikit banyak kembali menghambat operasi pesawat tempur Vietnam Utara.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: