Serangan Udara Mulai Menggila


Setiap aksi akan membuahkan reaksi.Hukum alam ini terjadi di Vietnam.Dalam kaitan ini, keinginan kuat AS untuk menumpas kaum gerilyawan secara langsung telah membuahkan perlawanan hebat dari Viet Cong.Serangan demi serangan terhadap helikopter, pesawat terbang dan markas AS bahkan diakui telah membuat para perwira AS kelabakan.

Memasuki tahun 1963 perjuangan mengusir tentara AS bahkan sudah tidak bisa dikatakan main-main. Para VC tahu betul seberapa pusing para perwira AS ketika mereka sudah menghujani tempat pendaratan helikopter dan menebari daerah sekitar dengan ranjau. Serangan semakin hari semakin dilakukan secara terorganisir,terpola, dipertimbangkan dan untuk sasaran terpilih.

Seperti dikatakan seorang perwira, para VC bahkan telah memiliki pengetahuan yang semakin baik tentang pesawat-pesawat yang perlu dijadikan sasaran.

Suatu ketika perwira ini terkejut ketika mendapatkan sebuah dokumen berisi uraian sederhana tentang helikopter yang sebaiknya dipilih sebagai sasaran.Di dalam dokumen ini kira-kira tertulis begini:Helikopter pengangkut pasukan (H-21C) bentuknya seperti ulat.Heli ini punya dua rotor, di muka dan di belakang, dan biasa terbang di ketinggian 200-300 meter. Heli ini biasa terbang dalam formasi yang dipimpin heli lain yang panjangnya dua per tiga heli pasukan itu.Heli yang ditumpangi komandana pasukan ini (UH-1) bentuknya seperti sendok….,”

Isi dokumen ini, misalnya, sejalan benar dengan pola serangan yang terjadi pada iring-iringan helikopter yang melintas di atas Ap Bac pada 2 Januari 1963. Yang mereka jatuhkan cukup sebuah UH-1B, sementara heli angkut pasukan yang terbang di belakangnya dibiarkan saja. Mereka pun tak gentar memperlihatkan diri, karena heli ini memang tak dilengkapi senapan mesin.

Tak mau kejadian itu terulang, AU AS pun mengikutkan sebuah heli lain dalam setiap iring-iringan angkut pasukan.Heli ‘Gunship’ dipersiapkan khusus menyimpan senapan mesin, tujuannya menangkis serangan musuh. Tak cukup dengan itu, AB AS mengerahkan pasukan elite dengan spesialisasi perang non konvensional.Pasukan pertama yang dikirim adalah Greeen Barets.

Selain itu, tugas-tugas mengorek informasi, Washington juga mulai menyusupkan agen-agen CIA dalam operasi penerbangan perintis antar pegunungan di Laos dan Vietnam Selatan.Sementara untuk antisipasi serangan, mereka juga semakin menggencarkan penerbangan observasi Cessna O-1 Bird Dogs di ketinggian rendah.

Tapi VC ternyata bukan gerilyawan yang mudah ditakut-takuti.Mereka selalu punya cara untuk menghindar, menambah pasukan dan menyerang tanpa diduga. Gerakan mereka bak siluman karena kerap menggunakan lorong bawah tanah, mengangkut peralatan perang dalam kondisi terpisah dan menusuk wilayah utama Vietnam Selatan lewat jalan setapak yang dikenal sebagai Ho Chi Minh Trail.

Serangan dadakan pertama yang paling menengangkan terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden Kennnedy terbunuh pada 22 November.Secara sekaligus mereka melakukan serangan ke sejumlah sasaran. Hasilnya,sebuah markas di Chu La, Pegunungan Ca Mau, hancur, sebuh heli H-21 penuh pasukan Vietnam Selatan milik AD AS jatuh, serta 10 H-21 cs dan sebuah UH-1 Hueysa terbakar di darat. Mereka dihujani peluru dari berbagai sudut.

Serangan ini kemudian dibalas oleh serangkaian misi counter-insuregency dari udara. AS dan tentara Vietnam Selatan menghujani sejumlah posisi dengan peluru. Mereka membabi buta menembaki dan mengebom  dengan menggunakan heli serbu A-1H,T-28 dan B-26 Invader.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: