Serba Salah Kaprah


Beberapa kejadian berkategori salah kaprah mengiringi kelahiran Blackbird. Lucunya kesalahan tadi tetap saja melekat pada burung besi hitam itu hingga sekarang. Dimulai dari kode nama. Sejatinya kode yang diusung bukanlah SR-71. Tapi RS, yang merupakan kepanjangan dari Reconnaissance Strike. Tapi apa Jaya. Ketika Presiden AS waktu itu, Lyndon B. Johnson, meresmikan Blackbird pada tahun 1964, ia salah ucap.

RS dibacanya dengan SR. Ya apa boleh buat. Berhubung yang angkat bicara adalah orang nomor satu di AS, maka para bawahan tinggal menurut dan menyesuaikannya saja. Toh kesalahan tadi masih bisa dimaknakan. SR berarti Strategic Reconnaissance.

Itu baru urusan nama, soal tugas juga senasib. Perlu ditegaskan, Blackbird sebenarnya tak pernah difungsikan untuk pengintaian reguler seperti yang sekarang diembannya. la hanya diluncurkan begitu perang nuklir rampung. Tugasnya mengintip target-target Soviet yang lolos dari hantaman rudal balistik AS (post-strike Reconnaissance). Tapi itu semua adalah teori di atas kertas. Sementara untuk penerapannya tetap saja berpegang pada kesalahkaprahan tadi. Baik itu tugas maupun kode pesawatnya. (avi)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: