Kronologi


1 April 2001
Sebuah pesawat patroli AL EP-3 melakukan misi “pengintaian rutin” di atas Laut Cina Selatan dan terlibat tabrakan di udara dengan pesawat tempur Cina dan melakukan pendaratan darurat di Pulau Hainan, bagian selatan Cina tanpa izin.

2 April 2001
Cina dan AS saling menyalahkan. Presiden Bush mengritik pemerintah Cina atas “sikap tak berperasaan” dan meminta awak dan pesawat dikembalikan. Cina menolak tawaran AS untuk mencari jet Cina dan pilot yang hilang.

3 April 2001
Pejabat AS, mengklaim Cinatelah menggertak pesawat superrahasia mereka. Pejabat AS diperbolehkan bertemu dengan awak pesawat dan meyakini ke24 awak dalam keadaan sehat. Presiden Cina Jiang Zemin memaksa AS untuk meminta maaf dan menahan kegiatan penerbangan mata-mata di Cina.

4 April 2001
Pejabat AS melaporkan bahwa para awak telah menghancurkan data pengintaian sensitif sebelum militer Cina naik ke pesawat. Jiang sekali lagi memaksa AS untuk meminta maaf. AS menolak. Powell menyampaikan penyesalan atas hilangnya pilot Cina, sikap ini diperkuatdengan menyampaikan surat. Gedung Putih menyatakan bahwa terserah Cina untuk mengenyampingkan insiden internasional.

5 April 2001
Kementerian Luas Negeri Cina menyebut pernyataan AS sebagai “langkah ke arah yang benar” namun tetap menunggu permohonan maaf sepenuhnya. Washington memaksa pertemuan kedua dengan awak. Bush menyampaikan penyesalan atas kehilangan pilot Cina dan mengatakan is tidak ingin bertikai hingga menggoyahkan hubungan Sino-AS. la mengatakan, para awak harus pulang.

6 April 2001
Cina menyambut penyesalan Bush namun tetap menunggu permintaan maaf penuh. Diplomat AS bertemu dengan awak pesawat untuk kedua kali. Bush mengatakan upaya meredakan pertikaian “mengalami kemajuan”. GOP Sen. John Warner mengatakan kedua pihaktengah berupaya membuat kesepakatan tertulis atas peristiwa yang terjadi.

7 April 2001
Pejabat AS mengunjungi awak untuk ketiga kalinya dan mengatakan para awak diperlakukan dengan baik. Top GOP lawmaker Henry Hyde, ketua House International Relations Committee, menyebut awak sebagai “sandera”. Sekali lagi Washington tak mengindahkan permintaan Beijing atas permohonan maaf. Gedung Putih mengatakan Washington dan Beijing mengalami kemajuan dalam menulis kesepakatan.

8 April 2001
AS memperingatkan bahwa hubungan jangka panjang tengah dipertaruhkan. Wakil Presiden Dick Cheney bersikukuh tidak akan meminta maaf atas insiden yang terjadi.

9 April 2001
Diplomat AS melakukan kunjungan keempat bagi para awak. Diplomat senior AS mengatakan pertemuan berjalan sukses, para awak dalam kondisi kesehatan yang bagus dan tinggal dalam “lingkungan hotel”. Bush sekali lagi mengatakan hubungan bisa rusak jika awak ditahan lebih lama. Juru bicara Kementrian Luar Negeri Cina Zhu Bang Zao, bersama Jiang, mengulang permintaan atas permohonan maaf.

10 April 2001
Diplomat AS bertemu dengan para awak untuk kelima kalinya.

11 April 2001
Pers Cina dan Gedung Putih mengumumkan tim pengintai AL akan dibebaskan. Pengumuman keluar setelah ada surat dari AS ke Cina yang menyuarakan penyesalan Presiden Bush atas pilot yang hilang dan mendarat darurat di wilayah Cina.

12 April 2001
Setelah dibebaskan oleh Cina, awak AS naik pesawat Boeing 737 Continental di bandara sipil Haikou, ibu kota Pulau Hainan dan terbang ke Hawaii singgah di Guam.

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: