Pucara, The Argentinian Little Fortress


28 Mei 1982, sepasang IA 58 Pucara asal Grupo 3 de Ataque AU Argentina tanpa sengaja memergoki sepasang heli Wesland Scout, Inggris. Pesawat ini berhasil merontokkan sebuah heli 3rd CBAS. Kejadian ini berlangsung tepatnya di Camilia  Creek, Darwin dan Timur Falkland.

Selama perang berlangsung AB Argentina memang sengaja menggelar sejumlah pesawat berkemampuan tempur udara darat pada landasan rumput yang banyak tersebar di kepulauan. Selain Pucara,tercatat masih ada lagi pesawat latih T-34C Turbo mentor serta Jet Aermacchi MB.339. Tentu saja semua pesawat tadi dipersenjatai walau kadarnya terhitung ringan.

Diatas kertas armada pesawat tadi dipakai buat mendukung gerakan pasukan darat Argentina. Kalangan prajurit Inggris menilai Pucara sebagai lawan yang cukup tangguh buat dirontokkan. Siraman peluru-peluru dari laras infantry Inggris tak sedikitpun membuat pesawat oleng. Bahkan pada suatu kesempatan sebuah Pucara sempat tersengat  rudal antipesawat model jinjing Blowpipe dan kabarnya pesawat itu berhasil mendarat di pangkalan terdekat hanya untuk menjalani reparasi seperlunya.

Melihat keandalan Pucara serta potensi ancaman yang dimilikinya maka tak heran bila Inggris lantas menurunkan pasukan khusus SAS untuk menyabot armada Pucara Argentina yang berpangkalan di Port Stanley. Tercatat dalam konflik, AU Argentina menggelar sekitar 24 Pucara. Dari jumlah itu sebagaian berhasil disabotase oleh SAS di darat. Usai perang, sebuah Pucara bernomor registrasi A-515 diboyong ke Inggris untuk keperluan uji coba.

Nama Pucara sendiri diambil dari kata benteng dalam bahasa Indian.Pucara memiliki desain FMA.Berkonsep senada dengan Bronco. Tak lagi menganut paham high wing, sebagai gantinya FMA melahirkan desain pesawat Low wing.SElain cantelan senjata, komponen ini berfungsi sebagai tempat bermukim sepasang turboprop Astazou buatan Turbomecca. Agar senjata yang dibawa tak tersandung permukaan landasan maka dimensi panjang batang ketiga roda pendasratnya sengaja dibuat tinggi.

Lapisan proteksi

Pucara memang dirancang agar mampu bermanuver di atas medan yang dikuasai lawan.Oleh karenanya faktor proteksi jadi salah satu elemen vital. Lempengan metal-metal penangkis peluru misalnya ada bagian bawah kokpit dan mesin. Sementara sekujur struktur pesawat dirancang agar mampu meredam hentakan (impact). Terakhir seluruh tangki bahan bakar yang tertanam pada tubuh dilengkapi pula dengan lapisan self selling.

Sesuai fungsinya sebagai pesawat COIN maka urusan jarak pandang keluar pegang peranan penting.Makanya, FMA memasang kaca koppitmodel calmshell di atas deretan kursi ganda berjenjang. Konfigurasi ini masih lagi dipadukan  dengan hidung pesawat yang dibuat meruncing ke depan. Alhasil, jarak pandang keluar kedua awak Pucara ditanggung oke punya.

Pucara memiliki perangkat elektronik terbatas. Umumnya hanya memiliki perangkat standar.Hanya perangkat navigasi komunikasi seperti VHF, ADF, VOR dan ILS. Untuk tugas-tugas penyerangan pisir, reflektor buatan Matra serta perangkat pengolah data untuk melepas cantelan lansiran bendix. Secara tehnis guna mendukung kemungkinan pengembangan di kemudian hari, pihak pabrikan juga menyediakan tempat kosong bagi kemungkinan pemasangan radar.

Bergeser ke soal senjata, seperti layaknya pesawat antigerilya (COIN) bagian tubuh pesawat tertanam beragam kanon maupun senapan mesin. Untuk varian IA 58 A, sebagai standar terpasang kanon ganda Hispano Suiza HS 2804 kaliber 20 mm plus 4 pucuk senapan mesin FN kaliber 7,62 mm. Sementara pada varian IA58B, posisi kanon Hispano disegeser oleh kanon DEFA dengan kaliber 30 mm.

Sejak berkiprah di awal era 1970-an diperkirakan FMA sudah melansir 100 unit Pucara.Dari jumlah itu, 60 unit merupakan varian IA 58A dan sisanya adalah IA58B. Selain Argentina, sedikitnya selusin varian IA 58A juga dipakai AU Uruguai dan serta AU Srilanka dalam jumlah terbatas.

Persenjataan

  1. Tabung roket seri LAU dengan tudung penutup
  2. Rudal antikapal Pescador
  3. Tabung roket berkapasitas 19 peluncur
  4. Pylon type Aero 7A-1 dengan tiga cantelan model tandem.Tipe bom yang dibawa umumnya adalah varian GP (General Purpose)  dengan pilihan bobot: 50 kg, 115 kg atau 120 kg.
  5. Kanon Hispano Suiza HS 2804 kaliber 20 mm.Kapasitas peluru 270 butir.
  6. Tanki cadangan bagian tengah berkapasitas 1.200 liter.
  7. Tabung roket jl 100 dengan isian tipe roket SNEB kaliber 68 mm.
  8. Bom seri GP berbobot 120 kg
  9. Bom seri GP berbobot 400 kg
  10. Tabung roket F1 kaliber 68 mm

Spesifikasi Pucara

Dimensi: Panjang 14,255 m, rentang sayap 14,4 m, tinggi 5,36 m dan bobot kosong 4 ton.
Kemampuan: kecepatan maksimal 500 km/jam,jarak maksimal 1.369 km dan MTOW 6,8 ton

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: