Argentina Tak Didukung Dengan Kesiapan Alutsista


Argentina sebagai inisiator perang ini semestinya telah menyiapkan strategi untuk mempertahankanwilayah Malvinas atau Falkland yang baru saja dikuasai. Strategi mereka terutama didasarkan pada faktor kondisi geografis serta cuaca yang pasti tak akan bersahabat bagi Inggris menjadi keputusan tersendiri.

Malvinas terletak pada 50 derajat lintang selatan memiliki cuaca yang sangat kejam. Temperaturnya sangat rendah, anginnya juga sangat kencang sepanjang tahun.hanya 50 hari dalam setahun sajacuaca di sini dapat dinikmati. Selebihnya tidak.Dimusim panas saja suhu bisa 57 derajat Fahrenheight. Pada musim dingin bisa melorot sampai 20 derajat. Curah hujan juga tak nyaman bagi kebanyakan orang.Curah hujannya rata-rata mencapai 27 inchi lebih banyak ditambah kunkungan salju sepanjang hari.

Para petinggi militer Argentina sangat terobsesi dengan pepatah yang mengatakan, bahwa “bila akan menduduki Malvinas, kuasai dulu cuacanya”. Untuk itu faktor cuaca benar-benar diperhatikan. Mereka menghitung benar, kapan saat paling tepat menyerbu Malvinas.Saat yang terbaik rupanya menjelang datangnya musim dingin.

Kekuatan yang ada

Saat itu kekuatan AD Argentina terdiri dari 60.000 pasukan termasuk 20.000 pasukan cadangan yang terbagi dalam lima korps. Selain dilengkapi dengan kendaraan lapis baja Panhard, mereka memiliki meriam artileri kaliber 105 mm dan 155 mm, senjata penangkis serangan udara 20 mm, 30 mm, Roland, Tigercat serta rudal pertahanan udara Blowpipe.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: