Battle Of Wirelles Ridge


Serbuan ke Wirelles Widge dilakukan pasukan Inggris, 2 Para, setelah sukses menguasai Goose Green.Pertempuran sengit yang terjadi di Goose Green ternyata memberikan pengalaman yang pahit bagi 2 Para. Pasalnya ketika mereka maju menyerbu kurang mndapat dukungan tembakan artileri.

Akibatnya kurangnya tembakan bantuan tempur itu pasukan 2 Para harus berjuang lebih sulit karena kemajuan mereka tertahan oleh tembakan senapan mesin dan mereiam Argentina. Selain itu, yang membuat mereka terpukul adalah gugurnya komandan pasukan 2 Para Letkol Jones oleh tembakan sniper. Oleh karena itu tugas menggempur Wirelles Ridge, 2 Para meminta dukungan penuh dari tembakan artileri darat maupun laut dan komandan baru yang telah kenyang pengalaman tempur.

Tuntutan dari 2 Para aklhirnya dipenuhi oleh Mayjen Moore.Dukungan tembakan meriam artileri akan dilakukan oleh 29 Commando Regimen dengan mengerahkan 6 pucuk kaliber 105 mm. Satuan Blues dan Royals menurunkan 4 tank Scorpion dan Scimitar, 3 Para akan memberikan dukungan tembakan mortir, sedangkan kapal perang ambuscade serta Yarmouth akan mengerahkan meriam andalannya yang memiliki kaliber 4,5 inci.

Komandan Moore langsung mendatangkan orangnya dari Inggris, Letkol David Chaundler terjun payung dari pesawat Hercules dan mendarat di lautan. Helikopter yang kemudian datang menjemputnya langsung membawa Chaundler  ke kapal HMS Hermes tempat Admioral Woodward dan Moore bermarkas.Setelah ke briefing  secukupnya, Chaundler dan 2 Para segera diperintahkan menggempur pertahanan pasukan Argenina, 7th Inf Regt di W.Ridge.

Kendati persiapan maksimal itu sempat terganggu oleh gempuran A-4 Skyhawk Argentina, namun karena serangan udara itu tidak mampu mengakibatkan kerusakan berarti rencana dan strategi serbuan ke W. Ridge tetap jalan.Kekuatan pasukan 2 Para dan satuan lainnya lalu dipecah ke sejumlah grup atau kompi.Grup A dipimpin Mayor CD Farrar Hockley, Grup B Mayor JH Crosland, Grup C Mayor R Jehner dan Moyor P.Neame Komandan Grup D.

Gempuran ke W.Ridge dimulai oleh tembakan gencar meriam artileri darat dan kapal perang.Sementara meriam artileri sibuk menghantam posisi 7th Infantry Regiment Argentina, pasukan Grup D mulai bergerak maju ke arah timur laut dan tak lama kemudian berhasil mencapai bukit strategis Rough Diamond. Di bukit ini bercokol pangkalan pasukan Argentina dan ternyata keadaannya sudah kosong melompong.Pasukan Argentina memilih kabur ke Port Stanley.

Tembakan dukungan yang diberikan demi menguasai W.Ridge secepatnya ternyata berjalan sangat efektif dan pasukan gabungan 2 Para terus mengalami kemajuan pesat. Di bawah perlindungan gempuran artileri pasukan Grup A dan B juga telah berhasil merebut pertahanan musuh Apple Pie. Semula pasukan Grup A dan B gerak maujunya sempat terhambat oleh gempuran senapan mesin berat 7th Infantry. Sementara pasukan Grup C yang bertugas sebagai pasukan patroli dan pembersih, terus bergerak maju dan mengambil posisi mengepung ke arah timur.

Kini posisi semua grup pasukan Inggris benar-benar telah mantap dan gempuran pamungkas segera dilancarkan.Dengan dukungan tank dan rudal Milan serta GPMG, pasukan Inggris terus mendesak maju.Akibatnya pasukan Argentina yang semula bisa bertahan dari bunker ke bunker akhirnya terus terdesak dan memilih mengundurkan diri ke Port Stanley.

Dari 600 tentara Inggris yang dikerahkan, 3 orang tewas dan 11 lainnya luka-luka. Argentina 500 pasukan, 25 pasukan tewas dan 125 orang luka-luka dan 37 orang tertawan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: