Battle of Mount Harriet


Perang Falkland di Mount Harriet adalah pertempuran pasukan Inggris dan Argentina dalam skala besar.Perang yang hanya berlangsung dua hari itu juga menjadi peristiwa fenomenal,  mengingat semua strategi yang dilancarkan berjalan lancar dan sesuai dengan “teori perang”.

Sebaliknya pasukan Argentina yang berada dalam posisi bertahan statis kendati personilnya masih berusia remaja tapi mampu memberikan perlawanan cukup tangguh.Perlawanan gigih Argentina mendapat pujian langsung dari prajurit Inggris.

Kekuatan Inggris yang diterjunkan untuk menggempur Mount Harriet adalah Batalyon 42 Cdo RM dan didukung tentara cadangan 1st Weish Guards serta A dan C Coys 40 Cdo.Persenjataan yang diturunkan pasukan Inggris terdiri dari senapan mesin GPMG, rudal penggempur bunker, mortir 81 mm dan dukungan tembakan kapal frigat HMS Yarmouth.Komandan 42 Cdo RM, Letkol NF.Vaug.

Kekuatan pasukan Argentina yang dihadapi Inggris berasal dari 4th Infantry Regiment.Resimen yang beranggotakan 400 personel harus mempertahankan Mount Harriet juga mengawal secara ketat dua bukit kembar, Two Sister.Pasukan 4th dipersenjatai meriam artileri, senapan mesin berat, peluncur mortir,  dukungan tembakan,sejumlah tank Panhard serta sniper. Pasukan yang dikenal cukup tangguh, solid dan membabibuta dalam bersenjata dikomandani Letkol Diego Soria.

Serbuan ke posisi Argentina dimulai pergerakan pasukan Grup K atau K coy ke Mount ken.Pasukan yang diturunkanlewat sejumlah helikopter itu lalu bergabung dengan pasukan SAS.Di lokasi ini mereka bertugas melakukan operasi pembersihan area dan sempat mengalami kontak senjata.Setelah operasi beres dan pasukan berkumpul, merewka lalu bergerak lagi ke arah Wall Mountain.Sebuah kawasan strategis yang digunakan untuk melancarkan serbuan ke posisi pasukan Argentina di Mount Harriet.

Di medan berlereng dan terbuka itu, pasukan Grup K menghadapi rintangan cukup berat yakni ladang ranjau dan siraman peluru senapan mesin.Tetapi mereka harus lalui jalur itu sebab jika memutar bisa-bisa malah menjadi sasaran peluru rekan sendiri 45 Cdo RM yang ditugaskan menggempur Two Sister.

Formasi serbuan itu segera dilaksanakan.Tembakan meriam artileri didukung tembakan meriam kapal perang langsung menciptakan bunga api raksasa di sepanjang garnisun pertahanan Argentina.

Pada saat yang sama pasukan Grup J didominasi 42 Cdo mulai bergerak maju menuju Wall Mountain.Argentina yang menyiapkan pertahanannya secara maksimal menjawab serbuan pasukan Inggris dengan menembakkan meriam artileri, senapan mesin berat, mortir dan mesin perang yang tidak diduga akan muncul oleh Inggris yaitu tank Panhard.Dibawah lindungan tembakan meriam dan sekaligus terancam oleh tembakan balasan pasukan 4th, grup pasukan Inggris terus merayap dan bergerak maju.

Perang Mount harriet berakhir tanggal 12 Juni.18 tentara Argentina tewas, 50 terluka dan 300 orang lainnya ditawan. Inggris kehilangan dua orang tentara dan 26 lainnya terluka.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: