Super Etendard, The French Hitman


Sejak terbang perdana pada tahun 1974, kehadiran jet serang Dassault Super Etendard memang sempat mencuri perhatian para pengamat teknologi militer. Tergolong punya dimensi ukuran ringkas namun dengan segudang kemampuan buat melahap target di atas permukaan laut. Super Etendard sendiri dibuat sebagai generasi penerus jet Etendard IV dengan pembenahan pada sayap, mesin Atar yang lebih bertenaga serta perangkat radar serang multi pilihan.

Sayang, sumber tenaga berkonfigurasi turbojet dianggap ketinggalan zaman serta kelewat doyan menenggak bahan bakar.  Secara tehnis, operasi kekurangan tadi bisa membatasi jarak jangkau melakukan sebuah misi.  Suatu kemampuan yang sebenarnya vital bagi jet-jet kapal induk.  Toh, Dassault sendiri berupaya meneksaan kelemahan dengan melengkapi sitem pengisian bahan bakar di udara pada Super Etentard.

Berbekal rudal anti kapal udara-permukaan Exocet AM.39, Super Etentard AL Argentina berhasil menuai nama harum dalam konflik Falkland 1982. Selanjutnya untuk keperluan operasi antipermukaan Argentina juga mengembangkan rudal lokal berlabel Martin Pescador (Kingfisher). Punya bobot sekitar 140 kg serta jarak jangkau hanya 9 kilometer, rudal ini masih memakai sitem pemandu sederhana, yaitu gelombang radio.  Dalam operasinya, Pescador baru sempat diuji coba penembakan dari jet layoh Aermacchi MB.326 serta heli Agusta A-109A.  Cerita keterlibatan Super Etendart dalam perang tak hanya berhenti sampai pada konflik Fakland saja.  Semasa perang Irak-Iran kabarnya Angkatan Bersenjata Irak sempat menyewa lima pesawat sejenis lengkap dengan rudal Exocet-nya. Kombinasi Arsenal yang memastikan ini dipakai Irak untuk menghantam situs-situs pengeboran minyak milik Iran di sepanjang Teluk Persia.

Lepas dari kawasan Timur Tengah kini giliran Eropa jadi Medan tempur yang mesti dihadapi Super Etendart.  Tepatnya tahun 1995 ketika AL Perancis menggelarnya di atas Bosnia.  Dalam operasi itu  sebuah pesawat sempat tersenmgat rudal anti pesawat model jinjing SA-7 Grail yang diluncurkan pasukan Serbia. Dalam kasus ini pesawat yang tertembak berjhasil mendarat di pangkalannya.  Berbekal pembenahan perangkat avionik dan elektronik, Super Etendart dengan Dessault Rafale-M.Secara tehnis struktur masih layak pakai hingga tahun 2008. (Folmanov)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: