Mirage itu Dipasok Perancis dan Israel


Mirage itu Dipasok Perancis dan Inggris

Awal era 1970-an Pemerintah Argentina mengambil keputusan memborong selusin jet tempur Mirage III dari Perancis.Tanggal 23 Oktober 1970, keputusan ini diambil dengan komposisi pesanan terdiri dari 10 unit  varian tunggal Mirage IIIEA dan varian kurgi ganda Mirage III DA. Kemenangan Dessault diraih setelah berhasil menyingkirkan dua rivalnya yaitu BAC Ligtning dari Inggris serta Norhrop F5 buatan AS.

Merasa puas dengan unjuk kerja Mirage memicu Buenos Aires untuk kembali membuka pesanan pada tahun 1977. Selang dua tahun kemudian baru batch kedua yang berisi tujuh unit Mirage IIIEA sampai ke tangan AU Argentina. Biarpun tipenya sama, namun ada perbedaan kemampuan yang dimiliki diantar kedua batch. Untuk pesanan kedua, pihak Dessault sudah membekali Mirage III dengan kemampuan melontarkan rudal anti pesawat udara jarak menengah MATRA R.30.Baik itu bertipe berpenuntun infra merah maupun radar semi aktif.  Selanjutnya Perancis juga memasok rudal anti pesawat jarak pendek MATRA R.550 Magic bagi armada Mirage III AU Argentina.

Semula bisa dibilang program pengadaan Mirage Argentina terbebas dari segala hambatan. Sampai akhirnya masalah Selat Beagle nyaris menyeret Buenos Aires kepada konflik militer dengan negara tetangga, Chile di tahun 1978. Hubungan mesra dengan Paris mendadak berubah menjadi hambar. Guna mengamankan jalur pasokan Armada Mirage dalam kondisi genting, Argentina lantas berpaling ke Israel. Hasilnya 24 unit Dagger A (kursi tunggal) dan sepasang Dagger B (kursi ganda) resmi beripindah tangan antar tahun 1978 sampai 1980. Sekedar tambahan, Dagger tak lain merupakan sebutan Argentina bagi penempur IAI Nesher.

Pada gelombang kedua 11 unit jet sejenis (kursi tunggal) dan dua kursi ganda kembali diterima. Beda dengan perancis, varian Mirage Israel ini sudah dibekali rudal Rafael Shafrir II.  Sayang,  keampuhan tadi hanya berlaku pada siang hari saja (day fihgter). Ditilik dari fungsinya secara harfiah, jet-jet Mirage eks Perancis ini merupakan pencegat (interceptor). Sementara Mirage asal Israel lebih cocok dipakai untuk keperluan pembom tempur serbaguna
(general purpose fighter bomber). Nah, dengan konflik dengan Inggris inilah armada Dagger banyak ambil bagian menyerang posisi pasukan Inggris.

Pasca perang, rupanya Argentina bermaksud membangun kembali armada Mirage. Beruntung pada Juni 1982, Peru memberi bantuan 10 jenis pesawat jet Mirage 5P. Sedang dari Israel sendiri didatangkan 19 Mirage III CJ plus tiga varian Mirage IIIBJ. Ada cerita unik saat proses pengiriman dari israel digelar. Lantaran dilakukan terbiru-buru sebagain pesawat yang dikirim masing mengusung “kill marking” peninggalan perang Arab-Israel. Di kemudin harijet
-jet asal Israel tadi mengalami sejumlah pembenahan kemampuan. Dibawah payung program Finger I sampai III, kesaktian pesawat terdongkrak  berkat adanya penambahan  perangkat avionik macam HUD dan INS. Tak hanya itu bagian hidung pesawat dirombak sehingga sosoknya menyerupai hidung jet tempur, Kfir, untuk menampung radar baru

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: