Strategi Operasional Antara Keunggulan Militer dan Kepentingan Politik


Sekalipun perang di Falklands atau Malvinas dapat dikategorikan kecil dan singkat, namun konflik ini lebih kompleks dibanding perang-perang konvensional yang lebih besar.ini disebabkan baik Argentina maupun Inggris sama-sama mengelar operasi gabungan darat, laut dan udara secara intensif.

Bagi Argentina, awalnya invasi yang dilakukan menampakkan hasil yang amat menakjubkan. Namun segenap perwira Argentina bukannya tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan cepat lambat pasti akan mendapat pukulan balik. Mereka tahu cepat atau lambat kekuatan udara, laut dan darat Inggris yang modern akan merebut kembali kepualauan tersebut. Untuk itu tiada yang bisa mereka lakukan kecuali memberikan perlawanan yang maksimal. Inggris memboyong pesawat tempur Harrier dan Sea Harrier yang memiliki kemampuan khusus lepas landas dan mendarat secara vertikalserta pembom Avro Vulcan.

Mereka juga mengirim kapal induk dan segenap armadanya yang terbilang jauh lebih modern yang dimiliki Argentina. Tetapi, Argentina memiliki rudal uadara ke permukaan yang amat ampuh , yakni exocet.

Bagi Inggris sendiri, tantangan utama untuk merebutĀ  falklands bukanlah kekuatan senjata Argentina, tetapi justru jarak yang amat jauh serta unsur cuaca yang sagat ganas dan tak bersahabat. Berikut panjang lebar strategi kedua negara untuk merebut kepulauan yang sama-sama mereka anggap sebagai bagian dari negaranya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: