The Waffen-SS Gears


“The Waffen-SS, in fact, became a pioneer in the development of military uniforms – and its ideas were to have a lasting influence in the postwar world”. Kesimpulan David Fleming, pengamat dan sejarawan militer Inggris.

Setelah Hitler mengeluarkan ketetapan pada 17 Agustus 1938 bahwa kesatuan SS bersenjata bukan bagian dari Wehrmacht dan bukan bagian dari kepolisian, Himmler mengeluarkan ketetapan dalam Allgemeinen Heeresmitteilungen, Desember 1938. Ia jelaskan bahwa seragam Allgemeine-SS tidak berlaku dan tidak boleh dipakai kesatuan SS bersenjata. Kemudian melalui ketetapai Heeresverordnungsblattern yang dikeluarkan OKH Mei 1940 bahwa seragam Heer tidak boleh dipakai kesatuan SS bersenjata.

Kedua ketetapan tersebut bukan halangan bagi Waffen-SS untuk berkembang dengan ide-idenya sendiri untuk urusan seragam dan perlengkapan. Seperti seragam kamuflase, baju musim dingin, penutup topi baja, penutup muka, sepatu gunung dan lainnya.

Tarnbekleidung: Tarnjacke dan Tarnzug

Februari 1937 Sturmbannfuhirer Dr. Ing Wim Brandt, komandan Aufklarung Abteilung (batalion pengintai) SS-VT Deutschland Standarte bersama Prof. Otto Schick dari Universitas Munich menguji, mengembangkan dan mengklaim bahwa seragam kamuflase dapat mengurangi 15 persen korban. Bisa saru terhadap lingkungan. Pengujian atas restu Hausser namun dilakukan secaratersembunyi. Pusat pengujian berada di daerah luar dari wewenang inspektorat SS-VT. Hausser khawatir akan tidak disukai OKH.

Tarnzug atau seragam kamuflase ini kemudian mendapat hak paten dari negara tanggal 1 November 1938. Hausser berencana mengeluarkan 20 tipe Tarnjacke (smock camo) untuk setiap kompi penyerang. Ternyata diketahui Heer. Generalmajor Werner Kempf membuat laporan kepada OKH dan memuji smock camo dan Stahlhelm Tamiiberzug (penutup topi baja) yang tercipta oleh SS-VT di bawah komandonya. Walaupun begitu Heer tidak memperkenalkan seragam kamuflase sampai pertengahan 1942. Selain itu kesatuan lainnya yang memproduksi sendiri seragam kamuflase adalah kesatuan darat Luftwaffe yaitu Hermann Goring Division mulai pertengahan 1943. Smock camo mulai dipakai seluruh kesatuan SS bersenjata pada operasi ke Polandia September 1939 untuk Sturmtruppen Kompanie (kompi penyerang).

Sportbekleidung

Sebagai keharusan olahraga masuk dalam kurikulum, Waffen-SS membuat beragam sera-gam untuk olahraga. Seragam Waffen-SS seluruhnya pertama kali dibuat mulai 1937 di kamp konsentrasi Dachau dengan pekerjanya tawanan politik. Selanjutnya mulai 1939 di Ravensbruck, kamp konsentrasi wanita dan memproduksi bersamaan. Kedua tempat ini memiliki reputasi tinggi untuk mutu produknya.

Winterbekleidung

Pertama kali dikembangkan akhir 1940 setelah operasi militer di Prancis dan untuk kebutuhan personel Waffen-SS di Norwegia. Awal 1941, wintersonderbekleidung (seragam special musim dingin) yang waterproof, dapat dipakai bolak balik dan berbeda warna mulai diproduksi. Saat operasi Barbarossa yang direncanakan selesai dalam tiga bulan sebelum musim dingin 1941. kesatuan Heer tidak dilengkapi seragam musim dingin dan memang belum slap. Berbeda dengan Waffen-SS yang telah slap dari jauh hari. Kalau Anda pernah mendengar atau membaca kisah Operasi Barbarrosa mengenai kecemburuan dan kesulitan serdadu Heer karenatidak memperoleh seragam musim dingin, adalah kesalahan OKH dan bukan petinggi Waffen-SS maupun Hitler karena pith kasih. Ketetapan OKH melarang Waffen-SS memakai seragam Wehrmacht, sebaliknya Waffen-SS berkembang dengan idenya sendiri.

Feldanzug

Seragam lapangan berwarna field-grey, mulai diproduksi dan dipakai tahun 1937 khusus untuk Waffen-SS, tam pak mirip dengan M1935 milik Heer dengan perbedaan pada kantong dan kancingnya. Khusus pemakaian Adler (rajawali Jerman) pada seragam lapangan maupun seragam kamuflase, ada perbedaan penempatan dengan Heer. Heer menempatkan Adler di dada kanan sedangkan Waffen-SS pada lengan kiri, karena diawalnya terdapat aturan bahwa nomor personalia dan nama harus ditempatkan di dada kanan.

Peralatan Lainnya

Dalam urusan persenjataan.Waffen-SS tidak mempunyai pilihan dan hak untuk menentukan sendiri atau ditentukan oleh Himmler. Umumnya apa yang dipakai Heer juga dipakai WaffenSS. tidak ada pilih kasih atau kurangnya dukungan Heer terutama setelah suksesnya Fall Gelb, Juni 1940. Panzerkampfwagen VI atau umum disebut Tiger yang mulai muncul Agustus 1942, dipakai keduanya dan kesatuannya dipisahkan tersendiri dalam Schwere Panzer Abteilung (detasemen tank berat) di bawah komando komandan Armee. Perbedaan antara Heer dan Waffen-SS untuk Abteilung khusus ini adalah pada tactical numberyanu awalan 1 untuk Heer dan awalan 5 untuk Waffen-SS.

Ada beberapa hal khusus yang diprioritaskan kepada Waffen-SS terutama setelah pembuktian lapangan dan bomb plot terhadap Hitler, Juni 1944. Yaitu senapan StG44. Konsep senapan serbu pertama yang diproduksi mulai akhir 1944 dan diikuti konsepnya oleh AK-47  usai perang. Kemudian Infra Red Equipment, umum disebut Waffen-SS sebagai Vampir. IR Equipment adalah peralatan melihat dan melacak di malam hari. Selain terpasang pada Pantherdan spotterseperti Hanomag pada salah satu kesatuan seperti Wiking Division, juga terpasang pada StG44 dan digunakan untuk perang kota di malam hari di pengujung PD II, khususnya Berlin. IR Equipment termasuk salah satu barang rebutan para pemenang PD II. (Dellyanto Soewand)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: