Sekuel Pertempuran di El Alamein


Barisan utama arm ada tank asal 22nd Armoured Brigade bergerak untuk mendukung unit-unit pendobrak.(1). Batalion infanteri, 5th Indian Brigade, Inggris, yang terdiri dari Rajputana Rifles, Baluchi Regiment, dan Essex Regiment menggali garis pertahanan.

Sekuel Pertempuran di El Alamein

Upaya ini dilakukan setelah pasukan Sekutu berhasil maju sejauh 6,4 km pada malam sebelumnya.(2). Sebagai elemen utama pendobrak, brigade lapis baja Sekutu bergantung pada kehandalan dua jenis tank, masing-masing adalah Sherman (3) dan Crusader (4).

Bala tentara Aksis memang sempat membangun lapisan antitank (5). Namun tak semuanya punya kualitas kekuatan yang sama. Sekutu dengan mudah melumat garis pertahanan pada titik-titik terlemah dengan bantuan tembakan-tembakan artileri terarah. Dalam situasi serbuan masal serta kondisi penuh debu tandatanda dengan warna menyolok pada antena tank sangat dibutuhkan (6). Tiap warna mewakili dan rangking (posisi)tiap tank. Ada satu yang unik dalam perang padang pasir ini. Kala satuan lapis baja Jerman kalah jumlah, maka mereka bakal, mundur teratur dan berusaha agar pasukan sekutu mengikutinya. Sampai pada satu lokasi tertentu dimana pasukan Jerman telah menyiapkan senjata antitank terkamuflase untuk membokong lawan. Dalam pertempuran di Afrika Utara ini meriam antitank Pak 38 kaliber 50 mm dianggap senjata yang mematikan. Aplagi setelah mengadopsi peluru tungsten (tungsten cored)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: