Thunderbirds


TIC Militery Collection

Hanya dalam tempo kurang dari satu dekade setelah kelahiran AU AS (USAF-US Air Force), pasukan udara negara Paman Sam ini membentuk sebuah tim aerobatik udara. Tim Aerobatik Thun­derbirds, begitulah satuan yang ber-home base di pangkalan udara Nellis, Nevada ini kemudian dikenal. Kesadaran akan pentingnya promosi kepada masyarakat umum sekaligus juga sebagai satah satu upaya menjaring personel-personel baru jadi beberapa alasan yang mendasari pembentukan Tim Aerobatik Thunderbirds. Suatu hal yang masuk akal. Apalagi bila mengingat, di era 1950-an, ke­tika USAF baru saja berdiri, satuan yang dibentuk dari sempalan AD AS (USAAF-US Army Air Force) ini butuh personel-personel baru. Tak hanya untuk mengisi kekuatan udara yang ada di dalam negeri Amerika (AS) saja, melainkan juga bagi satuan-satuan tempur udara yang ditempatkan di luar negeri. Sebagai tambahan info, pada masa-masa itu, Pentagon memang memfokuskan pada pengem­bangan kekuatan militernya, termasuk didalamnya USAF. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membendung ancaman kekuatan militer Pakta Warsawa yang dimotori oleh Uni Soviet. Masa-masa ini dikenal dengan sebutan Perang Dingin atau Cold War.

Keuntungan yang diraih oleh Pihak USAF pun tak hanya sebatas promosi serta ketertarikan kaum muda untuk bergabung dengan USAF semata. Diluar itu ada sejumlah keuntungan lain yang bisa diraih. Pertama, secara otomatis para petinggi USAF akan mampu mengumpulkan pilot-pilot tempur dengan kemampuan terbang di atas rata-rata. Hal ini didapat dari seleksi yang begitu ketat serta pergantian personel atau alih generasi yang dilakukan secara regular pada Thunderbirds. Dengan demikian maka dalam kondisi darurat atau perang, USAF bisa langsung menugaskan pilot-pilot berkualitas ke garis depan tanpa perlu lagi melakukan seleksi terlebih dahulu.

Keuntungan kedua yang didapat datang dari jenis pesa­wat yang dipakai. Seperti diketahui, Thunderbirds selalu kebagian jatah pengguna pertama jet-jet yang dianggap sebagai jet tern­pur unggulan bagi tulang punggung kekuatan udara USAF. Manu­ver-manuver yang begitu ekstrim, serta jadual pertunjukan yang begitu ketat jadi semacam ujian bagi pesawat-pesawat tempur yang digunakan oleh Thunderbirds. Dari sini, para petinggi AU bisa melihat kehebatan dan kehandalan pesawat Thunderbirds dan tak menyangsikan kemampuannya saat dipakai di medan perang.

Ketika Perang Dingin usai, kiprah Thunderbirds lebih banyak porsinya sebagai duta bangsa. Dunia yang tak lagi dibatasi oleh kehadiran dua ediologi yang saling berseberangan membuat Tim Aerobatik Thunderbirds bisa melakukan pertunjukannya diseluruh belahan dunia. Dan satu lagi yang tak kalah penting, disadari atau tak disadari, Thunderbirds jadi salah satu platform Amerika untuk mengiklankan persenjataan, khususnya kemampuan teknologi pe­sawat tempur yang dimilikinya ke seantero jagat.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: