Thunderbirds USAF Aerobatic Team


Angkatan Udara AS (USAF-USAir Force) resmi membentuk tim aerobatik udara pada 25 Mei 1953. Atau bila dihitung, hanya enam tahun setelah AU AS resmi menjadi satuan yang terpisah dari AD AS. Sebagai markas tim aerobatik, dipilih pangkalan udara AU Luke yang berada di negara bagian Arizona. Nama yang dipakai semula adalah 3600th Air Demonstration Unit, sebelum akhirnya berubah menjadi Thunderbirds. Nama Thunderbirds diambil dari kisah legenda suku Indian tentang seekor burung elang raksasa.

Tim aerobatik Thunderbirds yang baru saja didirikan ini diawaki oleh tujuh orang perwira serta 22 orang personel pendukung. Sebagian besar awak adalah orang-orang pangkalan udara AU Luke. Mayor Dick Catledge, yang sehari-hari bertugas sebagai seorang komandan skadron latih di pangkalan AU Luke ditunjuk sebagai komandan pertama Thunderbirds. Sebagai modal awal berakrobat di udara adalah jet tempur Republic Aviation F-84G Thunderjet. Pesawat ini memiliki konfigurasi sayap utama tegak (straight wing) yang secara teknis membuat pesawat cocok dipakai untuk melakukan manuver-manuver aerobatik di udara. Sayang, daya lesat F-84G belum sampai menembus kecepatan suara alias masih pesawat subsonic.

Pada masa-masa awal, Tim Aerobatik Thunderbirds hanya menyuguhkan “tarian di udara” selama 15 menit saja. Sebelum aksi manuver sejumlah pesawat dilakukan, sebuah pesawat yang sebetulnya adalah pesawat cadangan diterbangkan solo. Tugasnya adalah lulluk memeriksa kondisi cuaca, kepadatan traffic udara, serta halangan-halangan yang oda disekitar lokasi. Dikemudian hari aksi terbang solo ini menjadi bagian dari atraksi Thunderbirds.

Sejumlah perubahan mewarnai perkembangan Tim Aerobatik Thunderbirds dari waktu ke waktu. Tahun 1955 tim ini kebagian jatah pesawat baru yaitu Republic Aviation F-84F Thunderstreak. Pesawat ini memiliki sayap utama bersudut (swept wing). Secara teknis konfigurasi sayap model begini membuat para awak Thunderbirds bisa memacu pesawatnya lebih kencang lagi. Bukan cuma pesawatnya saja yang baru, diluar itu mereka juga menyuguhkan pembaharuan dalam atraksinya. Pada masa itu untuk pertama kalinya Thunderbirds menggunakan jejak asap yang berasal dari tangki. Selain itu payung pengerem (drag-chute) bagi pesawat juga dibuat warna-warni dengan kombinasi kelir merah, putih dan biru.

Setahun kemudian kembali Thunderbirds mengganti burung besi tunggangamya. Jenis yang dipilih adalah jet supersonik North American F-100C Super Sabre. Hal ini sekaligus menobatkan Thunderbirds sebagai tim aerobatik supersonik pertama di dunia. Pada waktu yang sama, dengan alasan untuk memperingkas jalur logistik dan perawatan armada pesawat yang dipakai, markas Thunderbirds pun digeser dari Arizona ke pangkalan AU, Nellis, negara bagian Nevada hingga sekarang.

Mesin Ganda

Era 1960-an, Pentagon mulai sadar. Thunderbirds tak hanya sekadar alat untuk menunjukkan gengsi dan glamor guna menarik perhatian kaum muda untuk bergabung di angkatan udara. Lebih dari itu, eksitensinya juga menunjukkan kualitas serta kemampuan teknologi kedirgantaraan AS. Alhasil wajar saja bila para petinggi militer AS selalu memutuskan untuk mengganti armada Thunderbirds manakala ada pesawat tempur baru yang masuk ke dalam tulang punggung kekuatan USAF.

Northrop T-38A Talon Source by Wikipedia

Tahun 1964, kembali Thunderbirds menggunakan pesawat baru yang notabene merupakan tulang punggung kekuatan USAF. Pesawat yang dimaksud adalah Republic F-105C Thunderchief. Sayang, keputusan ini tak bisa dijalankan dengan mulus.Sebuah kecelakaan dalam penerbangan formasi tiga pesawat yang menewaskan Kapten Gene Devlin, di pangkalan AU Hamilton mengungkap adanya kelemahan struktur pada F-105. Oleh karena itu tercatat hanya enam pertunjukan yang dilakukan Thunderbirds dengan memakai pesawat ini sebelum akhirnya berganti ke pesawat F-100D Super Sabre.

Ganjalan pun tak cuma datang dari masalah teknis armada pesawat F-105 saja. Diluar itu, pihak otoritas penerbangan di AS yaitu FAA, juga mengeluarkan aturan tentang manuver aerobatik. Berdasarkan pertimbangan faktor keamanan penerbangan sipil, tim aerobatik yang sedang beraksi dilarang mengarahkan hidung pesawatnya ke arah para penonton.

Setelah 13 tahun menggunakan armada F-100D, pada tahun 1969 para anggota Thunderbirds mulai melakukan konversi ke pesawat Mc Domell Douglas F-4 Phantom II. Ada sejumlah faktor pembeda bila dibandingkan dengan pesawat yang sebelumnya dipakai. Sosok pesawat yang lebih besar serta semburan tenaga yang lebih dahsyat. Maklum, sebagai sumber tenaga, Phantom mengandalkan sepasang mesin jet, bukan satu mesin seperti pada pesawat Super Sabre. Akhir era 1960-an menandakan pengalaman pertama Thunderbirds mengoperasikan pesawat tempur bermesin ganda.

Upaya untuk memodifikasi armada Phantom mengalami hambatan akibat pengaplikasian cat khusus. Pihak pabrikan rupanya telah melaburi seluruh tubuh pesawat dengan cairan kimia spesial agar pesawat dapat melesat dengan mulus pada kecepatan mach 2, atau dua kali kecepatan suara. Problem ini bisa diatasi dengan penerapan warna dasar putih berbahan polyurethane di seluruh tubuh pesawat. Sejak saat itu, warna dasar putih terus digunakan Thunderbirds pada armada pesawatnya sampai sekarang. N

Awal era 1970-an, dunia dilanda krisis energi. Krisis ini juga berefek pada Thunderbirds dengan berujung pada penggantian armada pesawat. Jenis pesawat yang dipilih adalah jet latih berkemampuan supersonik, Northrop T-38A Talon. Jet ini digunakan Thunderbirds mulai dari tahun 1974 sampai 1981. Walau sama-sama mengandalkan sepasang mesin jet namun secara teknis pesawat ini punya konsumsi bahan bakar yang lebih irit bila dibandingkan dengan F-4 Phantom. Keputusan memakai T-38 sekaligus mematahkan “tradisi” Thunderbirds yang selama ini dikenal selalu memakai pesawat-pesawat tempur garis depan atau pesawat yang menjadi tulang punggung kekuatan USAF.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: