Misi Tempur A-4E Skyhawk


Seorang penerbang A-4 Skyhawk dari Skadron Udara 11,saat menginspeksi born jenis Mk 82 pada latihan Angkasa Yudha.

Dalam melancarkan misi tempur untuk menghantam sasaran, A-4 melaksanakan sejumlah manuver tertentu. Sejurnlah manuver tempur bisa dilaksanakan oleh pilot secara leluasa berkat kecanggihan struktur A-4.

Long-range interception

Long-range interception

Pola penyerangan untuk sasaran jarak jauh dengan radius terbang 395 nm (730 km )

Serangan jarak jauh merupakan tugas yang berat bagi A-4. Untuk misi ini A-4 membawa tanki BBM sebanyak 1.520 liter dan rudal udara ke udara. Jarak terbang yang ditempuh sejauh 730 km dan kesempatan menyerang di sasaran sebanyak 20 menit. Setelah itu A-4 segera balik ke sasaran.

Sea level strike ( lo-lo-lo)

Sea level strike (lo-lo-lo)

Penyerangan dengan pola terbang rendah dengan radius terbang 350 nm (640 km).

Saat menuju sasaran A-4 mengangkut dua drop tank berisi 1.140 liter avtur, born 907 kg, born 454 kg, dan dua born masing-masing seberat 227 kg. Ketika di lokasi waktu untuk menggempur sasaran hanya 5 menit dan selanjutnya balik lagi ke kapal induk.

Sea level dash (hi-lo-hi)

Sea level dash (hi-lo-hi)

Pola dengan terbang sebagian tinggi dengan radius terbang 475nm (880 km)

Teknik serang hi-lo-lo dilaksanakan ke sasaran dengan approach sejauh 100 km dari target. Pada jarak itu A-4 terbang pada kecepatan maksimal dan dalam posisi terbang sangat rendah.

Close air support

Close air support

Pola penyerangan untuk sasaran jarak dekat dengan radius terbang 535nm (990 km)

Misi tempur Close air support adalah terbang patroli sambil mencari sasaran musuh. Jarak tempuh untuk misi patroli sejauh 990 km dengan cara terbang pada ketinggian maksimal. Saat tiba di sasaran A-4 terbang setinggi 5.000 kaki dan selanjutnya melancarkan serangan. Teknis serangan seperti ini bisa dilakukan jika air superioritysudah berhasil dikuasai.

Pada bagian Tailpipe A-4 yang dimiliki oleh Indonesia terdapat modifikasi perpanjangan cerobong, yang berguna untuk penangkal rudal pencari panas. Sedangkan pada bagian punuknya (camel hump) dapat di tempatkan avionic.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: