Yokosuka K5Y


Yokosuka K5Y1 Willow(Churen) adalah pesawat pertama yang digunakan di Indonesia untuk melatih penerbang Indonesia pasca Kemerdekaan. Pesawat ini pula bersama Guntei yang melakukan misi pemboman pertama. Alhasil meski fungsi azazinya sebagai pesawat latih, Churendisulap menjadi pesawat kombatan alias multipurpose. K5Y1 adalah pesawat biplane bertempat duduk tandem yang dioperasikan oleh Imperial Japanese Navy selama Perang Dunia II. Karena paint scheme menggunakan warna oranye terang, (untuk alasan visibility), pesawat ini sempat dijuluki aka-tombo alias red dragon.

 K5Y dikembangkan dari basis Yokosuka Navy Type 91 Intermidiate Trainer. Namun karena masalah stabilitas, didesain ulang oleh Kawanishi pada 1933. Mulai operasional pada 1934 sebagai Navy Type 93 Intermidiate Trainer, K5Y1 dilengkapi dengan fixed tail-skid landing gear. Juga diproduksi varian floatplane K5Y2 dan K5Y3. Total produksi K5Y mencapai 5.770 unit pesawat. Karena mesinnya besar, Churenmampu melakukan aerobatik. Dua versi darat (land-based) K5Y4 dan K5Y5 gagal diproduksi.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: