Pertempuran Terdahsyat Marinir Sepanjang Masa (Bag I)


Marine At Pacific
Their Stories & Photo Chronicle

Angkasa Edisi Koleksi No.67 Tahun 2010

Angkasa Edisi Koleksi No.67 Tahun 2010

Setelah bertempur mati-matian selama delapan bulan, Marinir AS akhirnya berhasil menghentikan perlawanan hebat infanteri Jepang yang bercokol di Guadalcanal. Kemenangan Marinir AS di bulan Februari 1943 ini belum menentukan akhir Perang Pasifik, tetapi akan selalu dicatat sebagai keberhasilan pertama konsep pertempuran amfibi di dunia. Di tempat inilah Marinir AS mampu untuk kali pertama mengatasi problem pendaratan pasukan, bombardemen laut, suplai logistik dan koordinasi antar angkatan yang selama belasan tahun selalu kacau.

Lewat Edisi Koleksi Angkasa Marine at Pacific: Their Stories & Photo Chronicle ini, Anda tak hanya diajak mengikuti kisah heroik antara Marinir AS dan infanteri Jepang di Guadalcanal Kami juga mengetengahkan taktik dan strategi berbagai kesatuan AB AS dan militer Jepang yang dilancarkan untuk menguasai pulau-pulau kecil demi menunjukkan pengaruh dan kedigdayaan di seantero Pasifik Juga tentang bagaimana cerdiknya panglima AS membuka jalan untuk sebuah serangan masif ke arab. daratan Jepang.

Marinir menerobos di antara berondongan perluru senapan Jepang saat menyeberangi lembah yang dijuluki Death Valley oleh mereka yang bertempur di sana. Marinir mencatat lebih dari 125 korban selama delapan jam menyeberangi lembah tsb. Okinawa, 10 mei 1945. Pvt. Bob Bailey. Marine Corps

Pertempuran di Pasifik yang berlangsung antara 1941 hingga 1945 ini tak ayal membentuk buku sejarah Asia-Pasifik yang tak ada habisnya diulas. Di sini kita bisa mengikuti bagaimana Jepang tumbuh menjadi kekuatan besar di dunia dan tega menjajah negara-negara di seantero Asia. Di sini kita juga bisa menyimak seperti apa repotnya AB AS yang harus membagi kekuatan hingga bisa berperang pula di Eropa. Di sini pula kita bisa melihat untuk pertama kalinya pertikaian nan seru antara pimpinan AD AS dan AL AS yang kemudian berbuah doktrin pertahanan yang amat maju dan integrati.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: