Kokpit, Perang Asia Timur Raya


Fighting Techniques of a Japanese Infantryman

Fighting Techniques of a Japanese Infantryman

Pembaca Budiman,
Setelah dalam episoda lalu kami ketengahkan tentang kisah-kisah di seputar sejarah pistol dan revolver, kali ini dengan bangga kami persembahkan kisah laga Perang Asia Timur Raya yang tak kurang menariknya. Jika beberapa waktu lalu kami pernah ketengahkan kisah tentang Kedigdayaan Nazi Jerman, yang bukunya telah dicetak ulang berkali-kali, Perang Asia Timur Raya episoda pertama ini bisalah dibilang sebagai episoda Kedigdayaan Dai Nippon.

Seperti diketahui, perang yang terjadi di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Pasifik dalam kurun waktu 1939-1945 ini adalah perang yang sangat menguras perhatian. Tidak saja bagi Jepang. Tetapi juga bagi Belanda, Inggris, dan Perancis – negara-negara imperialis yang sudah lama bercokol di wilayah ini. AS, yang pada masa belum tampil sehebat sekarang pun, ikut ketiban sial. Gara-gara dipandang sebagai negara yang paling bertanggung-jawab menjatuhkan sanksi embargo ekonomi kepada Jepang, pangkalan AL terkuatnya di Pasifik, dibombardir habis.

Pengeboman Pangkalan AL di Pearl Harbor pada 8 December 1941 itu pun tak ayal menjadi simbol kedigdayaan Jepang. Tak banyak yang menyangka, Jepang yang waktu itu hanya merupakan negara kecil saja mampu dan berani menyerang kekuatan AS. Tak tertahankan, bersama Perang Eropa yang berkobar pada rentang waktu yang sama, besarnya peperangan yang terjadi di wilayah kita ini pun menjadi bagian lain dari peperangan akbar yang selanjutnya biasa disebut Perang Dunia II.

Pengeboman Pangkalan AL di Pearl Harbor pada 8 December 1941 itu pun tak ayal menjadi simbol kedigdayaan Jepang. Tak banyak yang menyangka, Jepang yang waktu itu hanya merupakan negara kecil saja mampu dan berani menyerang kekuatan AS. Tak tertahankan, bersama Perang Eropa yang berkobar pada rentang waktu yang sama, besarnya peperangan yang terjadi di wilayah kita ini pun menjadi bagian lain dari peperangan akbar yang selanjutnya biasa disebut Perang Dunia II.

Seperti diurai para sejarawan, banyak makna yang bisa ditarik dari peperangan ini. Banyak dampak pula yang kemudian terjadi dipenghujung peperangan ini. sebagai salah satu contoh saja, dengan berakhirnya Perang Asia Timur Raya, banyak di antara negara-negara bekas jajahan Inggris, Belanda, dan Perancis segera memproklamirkan kemerdekaannya. Di antara yang ikut menggunakan kesempatan ini adalah Indonesia, yang telah dijajah Belanda selama dua-setengah abad.

Akhir kata, kami haturkan selamat membaca dan selamat mengikuti. Ambilah makna dari kisah-kisah yang kami hadirkan kepada Anda. Sampai jumpa dalam edisi berikutnya: Perang Asia Timur Raya II: Saat-saat Kejatuhan Jepang.

Redaksi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: