KOKPIT


Pembaca budiman,

Siapa pun tahu, bahwa sejak David Ben-Gurion memproklamirkan terbentuknya negara Israel pada 14 Mei 1948, Timur Tengah serentak telah menjadi wilayah yang rawan pertikaian dan peperangan. Menyatunya orang-orang Yahudi di sebidang tanah yang semula didiami orang-orang Arab Palestine ini telah membuat orang-orang Mesir, Irak, Yordania, Lebanon, dan Suriah meradang. Merekaberkali-kali menyatakan, Israel harus segera diakhiri dan dihapuskan dari peta dunia.

Masalahnya, adalah mengakhiri Israel temyata bukan hal yang mudah. Serbuan yang dilakukan tepat pads hari pembentukan mereka temyata malah berbuntut perluasan wilayah. Demikiain pule yang terjadi pads 5-10 Juni 1948, Israel justru berhasil merebut Gurun Sinai dan Jalur Gaza dari Mesir, Tepi Barat dan Jerusalem dari Yordania, serta Dataran Tinggi Golan dari Suriah. Resume seperti ini pun kian membuat hubungan antar negara di Timur Tengah kian ruwet.

Perang Enam Hari

Perang Enam Hari

Dalam edisi koleksi Angkasa kali ini Anda akan kami membawa melihat (kembali) apa sesungguhnya yang terjadi pads mass itu. Lalu, masalah apa sesungguhnya yang melatarbelakangi pecahnya Perang Enam Hari. Tentang rencana penyerbuan yang dibentang Presiders Mesir Gamal Abdel Nasser dan juga tentang inisiatif pre-amptive strike dari Menhan Israel Moshe Dayan. Apa pun itu, harus kami katakan di sini, bahwa tokoh-tokoh yang terlibat pada masa itu adalah orang-orang yang luar biasa.

Di akhir Perang Enam Hari, semangat Mesir, Suriah, Yordania, Lebanon, dan Irak untuk membekuk Israel temyata juga tak meluruh. Semangat itu sebaliknya bahkan semakin berkobar. Untuk itu, sebagai kelanjutan dari episode ini, jika tak ada aral melintang, kami akan menyambungnya dengan episode Perang Yom Kippur. Jika dalam Perang Enam Hari, Israel beroleh kemenangan. Dalam Perang Yom Kippur, negara-negara Arab setidaknya berhasil memperdaya Israel. Lebih jauh Perang Yom Kippur bahkan berhasil memporak-porandakan Kabinet Golds Meir dan “merontokan” Moshe Dayan dari kursi jabatannya sebagai Menhan.

Akhir kata,kami haturkan selamat mengikuti EdisiKoleksi Angkasa The Six Day War, June 5-10,1967 ini. Semoga ada nilai kehidupan yang positif yang bisa kita serap dari sejarah masa lalu.Sampaikanlah masukan, karena masukan Anda akan sangat berharga sekali bagi kami. Sampai jumpa dalam edisi berikutnya. Terima kasih.

Redaksi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: