November 24, 2008

Angkasa Edisi Special No.LII, 22 Nov 2008
Di mata awam, kecelakaan pesawat terbang kerap ditanggapi dengan air mata, kekecewaan, dan kemarahan. Lebih dari itu, kecelakaan pesawat terbang kadang juga ditanggapi dengan upaya mencari kambing hitam.
Lain halnya di mata insan penerbangan. Kecelakaan, juga, insiden, pesawat terbang lebih dipandang sebagai celah untuk mencari kesempurnaan. Sederet kemungkinan penyebab (probable cause) akan ditelusuri demi mencapai penerbangan yang lebih aman dan menyenangkan.
Edisi Special Angkasa “The Essentials from World Aircrash” akan menuntun Anda memahami petaka udara sebagai suatu realitas kelabu yang bermakna. Bermakna, karena pads kenyataannya sejauh ini manusia belum bisa menciptakan pesawat terbang dan sistem penerbangan yang benar-benar sempurna. Namun, manusia harus terus menyempurnakannya.
Leave a Comment » |
The Essentials from World Aircrash |
Permalink
Posted by sejarahperang
November 24, 2008

Edisi War Machine Series Commando, 22 Nov 2008
Seorang perwira tinggi Marinir TNI AL pernah mengatakan kepada COMMANDO, bahwa dari pengalaman pribadinya sniper yang terbaik itu adalah .308 alias 7,62mm. “Point fifty (.50) terlalu besar dan tidak efektif,” ujarnya. Pendapat ini tentu tidak salah. Karena dari pengalaman TNI, heavy sniper rifle .50 memang tergolong arsenal baru. Sepengetahuan redaksi, baru pada era 2000-an beberapa pasukan khusus TNI mulai mengadopsi senapan sniper berat. Selain itu kontur permukaan Bumi di Indonesia yang tidak rata serta didominasi vegetasi, menjadi tidak efektif untuk penggelaran sniper berat. fika dicarikan benang merahnya dengan perkembangan di mancanegara, sebenarnya tidaklah telat telat amat bagi TNI mengakuisisi sniper berat. Pasalnya popularitas monster senyap satu ini baru mendunia pasta Perang Teluk I.
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
0.50 Long Range Sniper |
Permalink
Posted by sejarahperang
November 24, 2008

Angkasa Edisi Koleksi No.LI 22 Nov 2008
Sejak tahun 100 Sebelum Masehi, kuda telah telah menoreh cacatan tersendiri dalam sejarah emas kemiliteran dunia. Kekuatan dan ketangguhannya begitu dahsyat. Dari berbagai pertempuran yang dilaluinya, mulai ajang konflik di Timur Tengah hingga pertikaian perang saudara di Amerika, hewan ini bahkan telah bikin masyhur kesatuan-kesatuan kavaleri dunia. Katakan saja itu pasukan Alexander The Great yang mampu mengalahkan Persia pads 334 SM. Atau, pasukan Genghis Khan dari Mongolia yang telah menaklukan berbagai bangsa di dunia.
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
The Great History of Cavalry |
Permalink
Posted by sejarahperang